No image available for this title

Skripsi Kedokteran

PENGARUH KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) TERHADAP RESIKO OVERWEIGHT PADA REMAJA SMA LAB SCHOOL UNTAD PALU



PENGARUH KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) TERHADAP RESIKO OVERWEIGHT PADA REMAJA SMA LAB SCHOOL UNTAD PALU
Asti Yunita1, Ressy Dwiyanti2, Sumarni3, Ayu Sekarani Damana Putri4
1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Departemen Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Perubahan pola makan remaja saat ini ditandai dengan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji (fast food) yang umumnya tinggi kalori, lemak jenuh, gula, dan natrium serta rendah serat. Kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko overweight, terutama pada remaja yang berada pada masa pertumbuhan dengan kecenderungan memilih makanan praktis. Data nasional menunjukkan peningkatan signifikan prevalensi overweight pada remaja, terutama di Provinsi Sulawesi Tengah. SMA Lab School Untad Palu dipilih sebagai lokasi penelitian karena akses siswa terhadap fast food yang tinggi dan jumlah remaja yang berisiko mengalami gizi lebih.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi makanan cepat saji (fast food) terhadap risiko overweight pada remaja SMA Lab School Untad Palu.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain Kuantitatif dan Analitik Observasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel berjumlah 76 siswa yang dipilih menggunakan consecutive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui Food Frequency Questionnaire (FFQ), pengukuran berat badan dan tinggi badan, kemudian dihitung Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher-Freeman-Halton Exact Test.
Hasil: Sebanyak 42,1% responden memiliki status gizi normal, 34,2% overweight, dan 23,7% obesitas. Mayoritas remaja dengan overweight dan obesitas tergolong sering mengonsumsi fast food (40 responden; 52,7%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,013 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara frekuensi konsumsim fast food dengan risiko overweight pada remaja SMA Lab School Untad Palu.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji (fast food) dengan resiko overweight pada remaja SMA Lab School Untad Palu.

Kata Kunci: Fast food, overweight, remaja, pola makan, IMT.


Ketersediaan

S-N10122143610 YUN p Skripsi 2025My LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
610 YUN p Skripsi 2025
Penerbit Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad.,
Deskripsi Fisik
xix, 76 hlm,: ilus.; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610 YUN p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this