Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP KADAR KREATININ SERUM TIKUS WISTAR DIABETES MELITUS TIPE 2 YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN DAN DIET TINGGI LEMAK
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP KADAR KREATININ SERUM TIKUS WISTAR DIABETES MELITUS TIPE 2 YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN DAN DIET TINGGI LEMAK
Silva Tri Julia1, Tri Setyawati2, Rabiatul Adawiyah2, Ryka Marina Walanda2
1 Mahasiswa Pendidikan dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
2 Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah salah satu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. Nefropati diabetik adalah komplikasi diabetes melitus yang melibatkan ginjal. Nefropati diabetik dapat menyebabkan peningkatan kadar kreatinin serum. Daun kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman yang mampu menurunkan glukosa darah tanpa efek samping untuk mencegah komplikasi DM termasuk nefropati diabetik.
Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak daun kelor terhadap kadar kreatinin serum pada tikus wistar model diabetes melitus tipe 2
Metode: Desain penelitian True Eksperimental dengan rancangan Post test-Only Control Group Design. Sampel penelitian adalah 10 ekor tikus putih yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol normal, II sebagai kontrol negatif, III sebagai kontrol positif, IV dan V sebagai perlakuan ekstrak daun kelor dosis 400mg/kgBB dan 800mg/kgBB. Analisis data dengan menggunakan uji parametrik One-Way ANOVA. Namun, jika data tidak memenuhi syarat mutlak uji parametrik tersebut maka analisis data dilakukan dengan menggunakan uji nonparametrik Kruskal Wallis.
Hasil: Hasil uji Kruskal Wallis diperoleh p-value sebesar 0,133 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efek yang tidak signifikan antara ekstrak daun kelor dosis 400 mg/kgBB dan 800 mg/kgBB terhadap kadar kreatinin serum.
Kesimpulan: Ekstrak daun kelor menunjukkan efektifitas terhadap pencegahan peningkatan kadar kreatinin serum pada diabetes melitus. Namun, secara statistik tidak terdapat perbedaan efek yang signifikan terhadap kadar kreatinin serum.
Kata Kunci: Moringa oleifera, kreatinin serum, diabetes melitus, nefropati diabetik
Ketersediaan
| S-N10120025 | 610 JUL e Skripsi 2023 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
610 JUL e Skripsi 2023
|
| Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2024 |
| Deskripsi Fisik |
xvi, 53 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
610 JUL e
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
SILVA TRI JULIA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






