Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KECENDERUNGAN GANGGUAN PSIKOSOMATIS PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2024
HUBUNGAN TINGKAT STRES
DENGAN KECENDERUNGAN GANGGUAN PSIKOSOMATIS PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2024
Ashila Alya Dhiya Ulhaq1, Jane Mariem Monepa2, Muthia Aryuni3, Nilawati4
1 Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar belakang: Stres merupakan masalah kesehatan global yang dapat berdampak terhadap kondisi fisik maupun mental. Mahasiswa kedokteran, khususnya tahun pertama, termasuk kelompok yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik, adaptasi lingkungan baru, dan tekanan emosional. Stres yang berkepanjangan dapat memicu gangguan psikosomatis melalui mekanisme aktivasi aksis Hipotalamus Pituitari Adrenal (HPA) yang menyebabkan disregulasi sistem imun dan gangguan fungsi organ.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kecenderungan gangguan psikosomatis pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako angkatan 2024.
Metode: Penelitian ini berdesain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 112 mahasiswa. Pendekatan dilakukan menggunakan teknik simple random sampling berupa kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan Patient Health Questionnaire-15 (PHQ-15) untuk menilai kecenderungan gangguan psikosomatis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Analisis data menggunakan uji korelasi spearman.
Hasil: Mayoritas responden berada pada tingkat stres sedang (91,1%) dan tingkat kecenderungan gangguan psikosomatis sedang (82,1%). Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kecenderungan gangguan psikosomatis (p < 0,01; r = 0,412).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan kecenderungan gangguan psikosomatis.
Kata Kunci: Stres, Psikosomatis, Mahasiswa Kedokteran, PSS-10, PHQ-15
Ketersediaan
| S-N10122101 | 610 DHI h Skripsi 2025 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
610 DHI h Skripsi 2025
|
| Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
xviii, 61 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
610 DHI h
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
ASHILA ALYA DHIYA ULHAQ
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






