Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi Kedokteran
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN GIGITAN PADA HEWAN PENULAR RABIES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGANI PALU
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN GIGITAN PADA HEWAN PENULARAN RABIES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGANI PALU
Gracia Natalia Theiser1 Elly Yane Bangkele2, Ketut Suarayasa2, Miranti2 1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran,
Universitas Tadulako
Email : greisnatalia921@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Rabies merupakan penyakit zoonosis yang bersifat fatal dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah termasuk Kota Palu. Tingginya angka Gigitan Hewan Penular Rabies (GPHR) menunjukkan bahwa upaya pencegahan belum berjalan optimal. Keberhasilan pencegahan rabies sangat dipengaruhi oleh peran serta masyarakat, yang berkaitan erat dengan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penyakit rabies dan tindakan pencegahannya.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap tindakan pencegahan Gigitan Hewan Penular Rabies (GPHR) di wilayah kerja Puskesmas Singgani, Kota Palu.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan rabies. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari 31 responden dengan pengetahuan kurang, 74,2% berperilaku negatif dan 25,8% positif. Sementara dari 42 responden dengan pengetahuan baik, 35,7% berperilaku negatif dan 63,4% positif. Secara umum, 56,2% responden memiliki sikap negatif dan 43,8% positif. Untuk perilaku pencegahan, 52,1% berperilaku negatif dan 47,9% positif. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perilaku (p=0,01) dan sikap dengan perilaku (p=0,02).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap masyarakat dengan tindakan pencegahan Gigitan Hewan Penular Rabies di wilayah kerja Puskesmas Singgani, Kota Palu. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan promosi kesehatan sangat diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan rabies secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Rabies, Pengetahuan, Sikap, Tindakan Pencegahan, GHPR
Ketersediaan
| S-N10122120 | 610 THI h Skripsi 2026 | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
610 THI h Skripsi 2026
|
| Penerbit | Studi Pendidikan Dokter : Fakultas Kedokteran Untad., 2026 |
| Deskripsi Fisik |
xvi, 95 hlm,: ilus.; 30 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
610 THI h
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
GRACIANATALIA THIESER
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






