<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5170">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DISMENORE PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADELIA SARI, NI MADE N10122136</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi Pendidikan Dokter</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi Kedokteran</form>
  <extent>xvi, 58 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hubungan Aktivitas Fisik dengan Dismenore Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Angkatan 2024&#13;
Ni Made Adelia Sari1, Elli Yane Bangkele2, Tri Setyawati3, Sumarni4&#13;
&#13;
1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran,  Universitas Tadulako &#13;
2Departemen IKM-KK, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako &#13;
3Dapartemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako &#13;
4Dapartemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri haid yang sering dialami remaja. Kondisi ini dipengaruhi oleh peningkatan prostaglandin yang menyebabkan kontraksi rahim dan gangguan aliran darah. Rendahnya aktivitas fisik dapat memperberat dismenore, sedangkan aktivitas fisik teratur mampu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi nyeri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan dismenore.&#13;
&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik melibatkan 85 orang mahasiswi fakultas Kedokteran yang didapatkan dengan pendekatan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik spearman’s rho.&#13;
&#13;
Hasil: Sebagian besar responden mengalami dismenore sedang (59,8%),dan mengalami aktivitas fisik rendah (90,2%), serta tidak ditemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan tingkat disminore (P=0,928).&#13;
&#13;
Kesimpulan: Mahasiswi memiliki aktivitas fisik rendah dan mengalami dismenore derajat sedang hingga berat. Uji korelasi spearman’s rho menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan tingkat dismenore, dengan demikian aktivitas fisik tidak berhubungan secara bermakna.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Dismenore, Mahasiswi Kedokteran&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">NI MADE ADELIA SARI</note>
 <subject authority="">
  <topic>PASIEN</topic>
 </subject>
 <classification>610 ADE h</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 ADE h Skripsi 2026</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S-N10122136,</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610 ADE h Skripsi 2026</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5170</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-29 11:19:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-29 11:21:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>