<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5181">
 <titleInfo>
  <title>INTERVENSI TERAPI INHALASI DAUN MINT UNTUK MENGATASI BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN LANSIA TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARAWOLA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAMADANI,FITRI N21022077</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Fakultas Kedokteran Untad</placeTerm>
   <publisher>Studi D-III Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Akhir Keperawatan</form>
  <extent>xvi, 160 hlm,: ilus.; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Intervensi Terapi Inhalasi Daun Mint Untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Lansia Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Marawola&#13;
Fitri Ramadani (2025)&#13;
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Dr. Ns. Andi Saifah, M.Kep.,Sp.Kep.Kom.&#13;
&#13;
Abstrak&#13;
&#13;
&#13;
Tuberkulosi (TBC) merupakan penyakit menular, Salah satu masalah yang sering muncul pada pasien TBC adalah bersihan jalan napas tidak efektif, khususnya pada kelompok lansia. terapi inhalasi daun mint yang mengandung menthol, diyakini dapat membantu melegakan saluran napas, mengurangi sesak, mempermudah pengeluaran dahak dan dapat diajarkan kepada keluarga. Tujuan penelitian ini Untuk mengeksplorasi Intervensi Terapi Inhalasi Daun Mint Untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Lansia Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Marawola. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien lansia (≥60) penderita TBC tanpa komplikasi lain. Intervensi berupa terapi inhalasi daun mint dilakukan selama 3 hari, 1 kali sehari selama&#13;
10 menit, terapi inhalasi daun mint dirancang agar dapat dilakukan secara mandiri oleh keluarga. Hasil penelitian Setelah pemberian terapi inhalasi daun mint, kedua klien (Ny.D dan Tn.H) menunjukkan peningkatan batuk efektif, penurunan produksi sputum, berkurangnya sesak napas, serta perbaikan pola napas menjadi normal. Frekuensi napas membaik (16-20 kali/menit) dan berkurangnya suara napas tambahan (Ronkhi). Rekomendasi penelitian ini adalah terapi inhalasi daun mint dapat direkomendasikan sebagai terapi non-farmakologis dalam penanganan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberkulosis lansia. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dan melibatkan jumlah responden yang lebih banyakdan beragam.&#13;
Kata kunci : Tuberculosis, Lansia, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, terapi inhalasi daun mint&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">FITRI RAMADANI</note>
 <subject authority="">
  <topic>PERAWAT DAN KEPERAWATAN KOMUNIKASI</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 RAM i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 RAM i Laporan Akhir Keperawatan 2026</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L-N21022077</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 RAM i Laporan Akhir Keperawatan 2026</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5181</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-07-09 08:59:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-07-09 09:03:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>